BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Thursday, October 7, 2010

Terampas

Untuk apa kau rampas mereka dari pangkuan ibu?
Banggakah kau saat mereka tertunduk layu dalam vas bunga di kamarmu?
Bukankah lebih jelita jika menikmatinya dalam pelukan alam?
Saat batang dan akarnya masih terlekat erat pada tanah hitam
Janganlah sayang...
Jangan kau petik mereka dengan jarimu yang cantik
Atau air mata mereka tidak akan berhenti menitik
Sungguh mereka ingin hidup, sama sepertimu
Sejauh ini mereka sudah bertahan tanpa sentuhanmu
Tanpa sentuhan siapapun
Namun dengan cara apapun
Seandainya ada kesempatan untuk berbicara
Dengar rengekan lirih mereka
Yang mereka minta hanya kesediaanmu untuk segera enyah
Karena mereka resah
Sungguh sayang...
Kau tidak berhak atas mereka
Bungaku yang malang

0 comments: